Senin, 24 Maret 2014

ARTIKEL KEUANGAN ( INFLASI )


A.     Pengertian inflasi
Inflasi adalah suatu peristiwa ekonomi ketika harga barang-barang umum naik secara bersamaan dan berlangsung terus-menerus. Inflasi juga ditunjukan dengan adanya penurunan nilai mata uang rupiah terhadap barang dan jasa.

Menurut penyebabnya, jenis inflasi dapat dibedakan sebagai berikut :
1.      Inflasi Tarikan Permintaan  (Demand Pull Inflation)
Inflasi ini terjadi karena naiknya permintaan total ketika perekonomian dalam  kondisi full employment dan mengakibatkan peningkatan pada tingkat harga barang-barang secara umum.
2.      Inflasi Dorongan Biaya (Cost Pust Inflation)
Inflasi ini terjadi karena naiknya biaya produksi, seperti harga bahan baku, bahan bakar, ataupun upah. Kenaikan ini mendorong perusahaan untuk mengurangi jumlah barang yang ditawarkan yang mengakibatkan penawaran secara agregat akan berkurang dan tingkat harga seacara umum akan naik.
3.      Inflasi Campuran (Mixed Inflation)
Inflasi ini merupakan campuran dari inflasi tarrikan permintaan dan inflasi dorongan biaya.

B.     Dampak Inflasi
Inflasi dapat membawa dampak bagi suatu negara,yaitu :
1.      Meningkatkan kesenjangan ekonomi
2.      Meningkatkan kegiatan spekulatif
3.      Mengurangi daya saing barang ekspor karena harga terlalu mahal
4.      Menurunkan daya beli masyarakat
5.      Menimbulkan ketidakpastian ekonomi
6.      Mengurangi tingkat investasi

C.     Cara menghitung Laju Inflasi
Perhitungan laju inflasi dapat dilakukan dengan menggunakan indeks harga:

Laju inflasi = indeks harga tahun tertentu - indeks harga tahun dasar
                                                Indeks harga tahun dasar
Contoh soal :
Jika indeks harga konsumen pada tahun 2013 sebesar 156,25 dan pada tahun 2014 sebesar 160,40 laju inflasi pada tahun 2014 dengan tahun dasar adalah…
Jawab :
156,25 – 160,40 = 2,66%
       160,40
Laju inflasi pada tahun 2014 sebesar 2,66%




Tidak ada komentar: